yusuf.maulana10's blog

mencari dan memberi yang terbaik

Cerita Inspirasi (2)

Author: Maul's
09 15th, 2010

Nama   :Yusuf Maulana

NRP    : H24100125

Laskar : 22

Assalamualaikum Wr. Wb., nama saya Yusuf Maulana dari Laskar 22, dalam cerita Inspirasi ini, saya akan bercerita tentang pengalaman hidup saya, yaitu sebuah perjuangan untuk masuk ke Kampus IPB ini, Selamat menyimak.

Pagi hari jam 06.00, setiap hari Senin sampai Jum’at di garasi rumah, motor saya sudah selalu stand by untuk berangkat sekolah, tidak lupa untuk mandi pagi, sarapan, dan berpamitan kepada orang tua untuk meminta izin berangkat ke sekolah. Setalah pulang sekolah saya langsung menuju ketempat les saya, karena tempat les saya jauh dari rumah saya sehingga saya memilih untuk singgah ditempat les. Waktu terus berjalan hingga datang lah sesuatu yang saya tunggu dari semester 1 untuk mengikuti persaingan nya yaitu Undangan Seleksi Masuk IPB (USMI), lalu saya datang ke BK untuk meminta formulir USMI, dan hanya beberapa hari saya langsung menyerahkan berkasnya, dan saya harus menunggu sekitar 2 Bulan untuk menunggu persaingan ini, dan saya sudah optimis untuk bisa masuk di IPB ini. Setelah 2 bulan berlalu, tepatnya bulan Februari 2010, dimana pengumuman USMI keluar, saya sudah panas dingin di kelas saya, tetapi saya tidak dipanggil oleh BK, ternyata saya tidak di undang oleh IPB, pertama saya kecewa, ternyata saya tidak di undang, lalu saya melihat teman saya yang mengikuti USMI juga, dann ternyata di berhasil diundang, semakin berat saja hati untuk pulang dan berkata kepada orang tua, setelah pulang saya berbicara kepada orang tua bahwa saya belum dipanggil oleh IPB untuk mengikuti USMI ini, dan saya berpikir bahwa, “Jika teman saya bisa, kenapa saya tidak?”, “Saya dan dia sama sama makan nasi dan belajar?”, dari pikiran itulah saya bangkit untuk mencoba Ujian Mandiri di Universitas lain, dan naas nya 2 Universitas Negeri di Jawa Tengah belum menerima saya, lalu  saya jatuh kembali karena teman saya Diterima di Universitas Negeri tersebut, Jatuh itu rasanya sakit, tetapi ini lah hidup, jika tidak bangun kita akan di injak oleh orang yang berjalan lebih dahulu, lalu saya berpikir lagi dengan prinsip pertama saya, dan lalu saya mencoba Ujian Talenta Mandiri IPB (UTMI) yang di adakan tanggal 1-2 Mei, karena saya mendaftarnya pada bulan April, inilah kesempatan saya untuk bangun dan berlari secepatnya untuk mendapatkan IPB. Hingga hari H nya dimana UTMI dilaksanakan, pertama kali rasa yang saya rasa saat masuk ke Grawida disaat akan ujian adalah Panik, karena lantai bawah di Grawida penuh akan Pejuang yang akan menjadi Calon Mahasiswa IPB, disaat itu pula saya teringat akan Khotabah Jum’at kemarin (UTMI dilaksakan Sabtu dan Minggu), bahwa “Setiap pekerjaan apa pun, itu harus di dasari oleh keyakinan dan keikhlasan didalam nya, sebelum dan setelah mengerjakan jangan lupa untuk mengingat kepada sang pencipta”, dan setelah itu pikiran saya tenang dan siap mengerjakan UTMI nya, dan setelah selesai saya harus menunggu 1 bulan penuh untuk menunggu hasilnya. Tetapi saya belum bisa tenang karena belum  satu pun Pergurua Tinggi Negeri belum ada ditangan saya, lalu pada Tanggal 22 Mei, saya mengikuti UMB untuk mengantisipasi UTMI, dan tanggal 25 Mei, hari dimana saya di Wisuda oleh sekolah saya, dan saya telah lulus belajar di SMA, setelah acara selesai, saya tepat menjadi Pengangguran. Pada saat maghrib, setelah shalat maghrib, saya iseng membuka Web IPB, dan langsung menuju web UTM nya, saya kaget, ternyata hasil pengumumannya sudah keluar, lalu saya kocar kacir untuk mencari kartu peserta UTMI, setelah itu saya masukan nomor pendaftaran saya dan… Tadaa “Selamat Anda Menjadi Calon Mahasiswa IPB”, Alhamdulillah, saya sangat bersyukur Karen diterima nya saya menjadi Mahasiswa IPB, saya Peluk Orang Tua saya, dan saya sangat berterima kasih atas semangat dan do’a nya selama saya berjuang, semapat sebelum nya saya berbeda pendapat dengan orang tua karena masalah Nge-Band, karena punya pacar, dan dituduh pacaran di tempat les Karena ditolak 2 Univeritas negeri, tetapi inilah hidup, Sangat Keras, dan hingga akhir nya saya pun berada di Asrama TPB ini untuk belajar kembali untuk masa depan. Sekian kisah saya, mudah mudahan menginspirasi Anda semua khusus nya yang membacanya.



Cerita Inspirasi

Author: Maul's
09 15th, 2010

Nama   : Yusuf Maulana

NRP    : H24100125

Laskar: 22

Assalamulaikum Wr. Wb, disini saya akan menceritakan tentang teman sekamar saya untuk menginspirasi anda sekalian tentang mereka, saya bercerita agar teman teman sekalian dapat mencontoh dari kegigihan mereka, dan jujur saya terispirasi dengan mereka dan saya harus bisa bergerak lebih untuk bisa bersaing dengan mereka. Pertama disaat saya datang di asrama, saya masuk ke kamar tujuan saya, saat saya buka kamar saya menemui 3 orang yang baru saya kenal, pertama anak Jakarta, kedua anak Ngawi, dan  ketiga Anak Sukabumi. Saya salaing menganal dengan mereka ber tiga.

Setelah 1 bulan berlalu, dan selesai martikulasi kami sudah seperti keluarga sendiri, kami sangat akrab satu sama lain, yang membuat saya terinspirasi dari mereka adalah Pertama Anak Jakarta, dia mendapatkan nilai marikulasi yang sangat bagus, ternyata telah saya selidiki, dia selalu belajar gerilya disaat kami semua tidur terlelap, jadi pantas di bisa dapat nilai bagus.

Kedua anak Ngawi saat dia UTS kebetulan nilai nya jelek, mungkn di tersadar dan dia mulai untuk berkerja keras untuk mendapat kan nilai yang lebih bagus, dan ternyata dia dapat membuktikan nya di Nilai Akhir martikulasi nya dia mendapatkan nilai bagus karena kerja keras nya.

Ketiga anak Sukabumi, pertama yang saya ketahui dia belum ada beasiswa, dia meminta saya untuk menemani nya untuk ke rektorat untuk meminta beasiswa, tetapi belum ada hasil nya, akan tetapi dia selalu berusaha dan berdoa setelah dia sholat, dan ternyata ada Beasiswa Bidik Misi gelombang 2, dan ternyata dia masuk didaftar tersebut, Alhamdullilah dia bisa dapat beasiswa, ternyata dia yakin jika berusah terus pasti ada hasil yang sempurna.

Dari cerita tersebut dapat saya simpulkan agar anda dapat terinspirasi dari cerita ini adalah Berkerja Keras. Dari kerja keras itu anda kalian semua akan dapat hasil yang sangat memuaskan, jika bersungguh sungguh dalam mengerakan pekerjaan. Kedua selalu berdoa dan serahkan semua kepada Allah S.W.T agar semua dapat berjalan dengan lancar.